Monthly Archives - November 2020

4 Faktor yang Bisa Membuat COVID-19 Gejala Ringan Jadi Lebih Parah

Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal) Jakarta - Sampai saat ini pandemi COVID-19 masih berlanjut, jumlah kasusnya masih terus mengalami kenaikan dari hari ke hari. Tak hanya itu, berbagai gejala terus bermunculan dan bisa berkembang menjadi lebih parah, tak terkecuali pada kasus gejala ringan. Banyak pasien bergejala ringan yang berkembang menjadi parah hingga membutuhkan rawat inap. Hal ini pun membuat para ahli medis khawatir jika terjadi peningkatan rawat inap pada pasien yang mengalami gejala tersebut. Dalam hal ini, ternyata ada faktor yang bisa menyebabkan gejala virus...

Read more...

Gejala Covid-19 Paling Umum Bukan Batuk Kering, tapi Anosmia

Ilustrasi anosmia, kehilangan penciuman(Shutterstock/Vialantsin) Penulis Gloria Setyvani Putri | Editor Gloria Setyvani Putri KOMPAS.com - Batuk kering sudah lama dihubungkan dengan gejala Covid-19. Namun, ini bukan gejala Covid-19 paling umum. Kembali ke belakang, pada awal tahun saat pandemi Covid-19 mulai menyebar, ahli mengatakan bahwa demam dan batuk kering adalah gejala umum Covid-19. Baca juga: Penjelasan Kemenkes tentang Alur Pelayanan Rawatan Pasien Corona Beberapa bulan kemudian, ahli menemukan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 mengalami kehilangan indra penciuman dan perasa. Setelah itu, muncul...

Read more...

Kapan Vaksin Covid-19 Tersedia di Negara-negara Asia? Ini Perkiraannya

Ilustrasi vaksin Corona.(AP/Peter Hamlin) Penulis Gloria Setyvani Putri | Editor Gloria Setyvani Putri KOMPAS.com - Tiga pengembang vaksin yakni Pfizer Inc dengan mitranya BioNTech SE, Moderna Inc, dan AstraZeneca-Oxford telah merilis data uji coba bulan ini yang menunjukkan kandidat vaksin mereka efektif mencegah penyakit Covid-19. Jika regulator menyetujui penggunaan vaksin dalam beberapa minggu mendatang, tim pengembang vaksin mengatakan distribusi ke seluruh dunia dapat segera dilakukan. Berkaitan dengan distribusi ini, kapan negara-negara di Asia dapat menerima vaksin covid-19 tersebut? Berikut perkiraan jadwal...

Read more...

Kena Covid-19, Mayoritas Ibu Hamil tak Bergejala

Ibu hamil (Ilustrasi). CDC AS menyarankan ibu hamil untuk menghindari kontak dekat dengan orang positif Covid-19.Foto: Pixabay REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus Covid-19 tak bergejala tampak cukup banyak ditemukan pada ibu hamil. Lebih dari setengah ibu hamil yang terkena Covid-19 merupakan pasien asimtomatik atau tak bergejala. Data ini dipublikasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada Rabu lalu. Data ini memuat dua laporan terkait kehamilan dan Covid-19. Baca juga: Gejala Covid-19 yang Umum Ditemui Pada Lansia Salah satu laporan memuat data mengenai 598 ibu...

Read more...

Swab Antigen, Rapid Test, Test PCR: Perbedaan dan Tingkat Akurasinya

Foto: Grandyos Zafna/Swab Antigen, Rapid Test, Test PCR: Perbedaan dan Tingkat Akurasinya Jakarta - Swab antigen, rapid test, dan test PCR merupakan istilah-istilah yang sering muncul terkait uji COVID-19. Tes untuk mengetahui kemungkinan terinfeksi COVID-19 ini kini bisa diakses masyarakat di hampir semua fasilitas kesehatan. Baca juga: 10 Mitos tentang Virus Corona Penyebab Covid-19, Masihkah Anda Percaya? Penjelasan terkait tiga istilah tersebut mungkin sudah sangat sering ditemukan di berbagai media. Namun tak ada salahnya mengingat kembali tentang swab antigen, rapid test, dan test PCR supaya tidak...

Read more...

Penjelasan Kemenkes tentang Alur Pelayanan Rawatan Pasien Corona

Seseorang dari zona merah atau kontak dengan pasien positif Covid-19 (virus Corona) termasuk suspek yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab. Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni JAKARTA - Penjelasan Kemenkes tentang Alur Pelayanan Rawatan Pasien Corona. Seseorang dari zona merah atau kontak dengan pasien positif Covid-19 (virus Corona) termasuk suspek yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab. Jika hasilnya positif, maka pelayanan pasien dilakukan berdasarkan gejala atau tanpa gejala yang dialami. Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Vaksin Covid-19? Ini Penjelasannya Plt Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Abdul Kadir mengatakan, pasien yang konfirmasi...

Read more...

Gejala Covid-19 yang Umum Ditemui Pada Lansia

Gejala Covid-19 pada lansia fokus pada kebingungan mental, bukan demam atau batuk (Foto: ilustrasi lansia)Foto: millenniumpost.in REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebuah studi baru menemukan gejala baru Covid-19 yang umum dialami orang lanjut usia (lansia). Di antara kelompok ini, gangguan fokus dan kebingungan mental menjadi gejala khas bukan demam maupun batuk. Baca juga: Berkumur Efektif Cegah Infeksi Covid-19, Benarkah? Menurut data observasi baru yang diterbitkan dalam jurnal Age and Aging, delirium yang didefinisikan sebagai gangguan tiba-tiba pada fokus dan kesehatan emosional secara konsisten terjadi...

Read more...

10 Mitos tentang Virus Corona Penyebab Covid-19, Masihkah Anda Percaya?

Ilustrasi pasien Covid-19 ((DOK. SHUTTERSTOCK) ) Penulis Nur Rohmi Aida | Editor Sari Hardiyanto KOMPAS.com – Kasus virus corona secara global masih terus menunjukkan peningkatan kendati telah berlangsung hampir 11 bulan. Hingga Sabtu (24/10/2020), jumlah kasus virus corona di seluruh dunia menurut Worldometers mencapai 42.488.366 kasus, 1.149.224 orang meninggal dan 31.423.798 orang sembuh. Beragam informasi dan mitos terkait virus corona penyebab penyakit Covid-19 pun terus bermunculan di tengah masyarakat, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Baca juga: BPJS Kesehatan: Vaksinasi Covid-19...

Read more...

Bagaimana Cara Kerja Vaksin Covid-19? Ini Penjelasannya

Vaksin covid-19 Jakarta, CNBC Indonesia - Peneliti di seluruh dunia sedang mengembangkan vaksin Covid-19 untuk mengakhir pandemi corona. Lantas bagaimana cara kerja vaksin Covid-19? Ketua Tim Riset Vaksin Covid-19 Kusnandi Rusmil menjelaskan vaksin ada suatu zat yang sengaja dibuat dengan tujuan merangsang pembentukan antibodi sehingga tubuh diharapkan akan kebal dari penyakit itu atau hanya sakit ringan. "Penyakit ini baru kita kenal baru-baru saja, ya itu di Wuhan (China) kurang lebih Januari. sekarang sudah sampai 10 bulan, sudah lebih dari 20 juta yang sakit...

Read more...

Berkumur Efektif Cegah Infeksi Covid-19, Benarkah?

Ilustrasi berkumur(shutterstock) Penulis Ryan Sara Pratiwi | Editor Glori K. Wadrianto Berkumur Efektif Cegah Infeksi Covid-19 KOMPAS.com - Hingga saat ini pandemi Covid-19 yang menghantam Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Satu upaya maksimal yang bisa kita lakukan agar tetap sehat adalah dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Namun selain itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut juga disebut-sebut sebagai langkah yang baik untuk mencegah penularan Covid-19. Sayangnya, saran tersebut belum memiliki bukti yang kuat. Baca juga: WHO Tegaskan Vaksin COVID-19 Bukan Satu-satunya Solusi...

Read more...
Tim Layanan Pelanggan kami siap menjawab semua pertanyaan Anda
WeCreativez WhatsApp Support
Customer Service
Support
Available