Author - anis

Rusia Klaim Telah Temukan Vaksin Covid-19 di Tengah Kasus di Seluruh Dunia Tembus 20 Juta

Ilustrasi tes virus corona(SHUTTERSTOCK) MOSKWA, KOMPAS.com -  Rusia klaim sebagai yang pertama menemukan vaksin Covid-19 di tengah kasus virus corona yang mencapai lebih dari 20 juta di seluruh dunia, membuat banyak dari ilmuan barat khawatir tentang pengembangannya karena durasi produksinya yang sangat singkat. Cemas, jika proses uji coba klinisnya tidak tuntas. Baca juga: Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 China Capai 1.020 Orang Rusia mengklaim pada Selasa (11/8/2020), bahwa negaranya telah mengembangkan vaksin virus corona pertama di dunia yang menawarkan "kekebalan berkelanjutan",...

Read more...

Pengguna Vape dan Perokok Lebih Rentan Tertular Covid-19

Ilustrasi vape atau rokok elektrik(6okean) Editor Lusia Kus Anna KOMPAS.com – Rokok elektronik atau vape sering dianggap lebih aman dibanding rokok konvensional. Padahal, selain memicu gangguan jantung, pengguna vape beresiko tinggi tertular Covid-19, sama halnya dengan perokok biasa. Menurut temuan terbaru yang muat dalam Journal of Adolescent Health, diketahui bahwa risiko penularan pengguna vape lima kali lebih besar dibanding bukan perokok, sedangkan perokok konvensional beresiko tujuh kali lebih tinggi. Baca juga: Dampak Infeksi Virus Corona pada Anak Berpotensi Lebih Lama,...

Read more...

Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 China Capai 1.020 Orang

Ilustrasi vaksin Covid-19 Sinovac China untuk Indonesia. (AFP/NICOLAS ASFOURI) Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Lapangan Uji Vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana mengatakan bahwa sebanyak 1.020 orang sudah terdaftar sebagai relawan uji klinis vaksin virus corona Covid-19 produksi perusahaan China, Sinovac. Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi data per Senin (10/8). "Sudah 1.020 (relawan)," ucap Eddy dalam pesan tertulis. Di antara ribuan relawan tersebut, salah satu nama yang dipastikan ikut ialah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Eddy memastikan belum ada nama kepala daerah lainnya yang ikut mendaftar...

Read more...

Dampak Infeksi Virus Corona pada Anak Berpotensi Lebih Lama, Kok Bisa?

Ilustrasi pasien anak yang dirawat dengan infeksi virus corona. Gejala Covid-19 pada anak-anak sebagian besar lebih ringan. (SHUTTERSTOCK/sumroeng chinnapan) Penulis Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas | Editor Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas KOMPAS.com - Dibandingkan orang dewasa, infeksi virus corona yang lebih lama berpotensi lebih banyak dialami anak-anak. Seperti dilansir dari CNN, Senin (10/8/2020), seorang anak di Inggris mengalami batuk pada awal Maret. Namun, tanpa gejala lain Covid-19, orangtuanya mengisolasinya di rumah selama dua pekan, sesuai petunjuk pemerintah. Gejala sakitnya tidak terlalu...

Read more...

Mengenal Swab Antigen Covid-19, Lebih Cepat dari Tes PCR

Ilustrasi tes swab antigen Covid-19. (Dok. PSSI) Jakarta, CNN Indonesia --  Dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Erlina Burhan membeberkan rapid test antigen lebih akurat dibandingkan rapid test antibodi untuk deteksi virus corona. Rapid tes antigen bahkan diproyeksikan akan menggantikan rapid test antibodi. Kedua rapid test sama-sama menghasilkan hasil yang cepat dalam waktu kurang lebih 30 menit. Perbedaannya, rapid tes antigen mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, bukan mendeteksi antibodi tubuh terhadap penyakit Covid-19.  Baca juga: Studi:...

Read more...

Relawan Vaksin Covid-19 Harus Berdomisili di Bandung Raya

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan.(ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA) Penulis Akhdi Martin Pratama | Editor Sakina Rakhma Diah Setiawan JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khsusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, salah satu kriteria untuk bisa menjadi relawan vaksin Covid-19 harus berdomisili di...

Read more...

Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Ilustrasi sistem kekebalan tubuh melawan serangan infeksi dari virus corona, maupun bakteri, jamur, parasit maupun berbagai virus lain.(SHUTTERSTOCK/peterschreiber.media) Penulis Gloria Setyvani Putri | Editor Gloria Setyvani Putri KOMPAS.com - Memori sistem kekebalan tubuh dapat menjelaskan kenapa beberapa orang yang terinfeksi Covid-19 memiliki gejala yang lebih ringan. Menurut penelitian terbaru, infeksi seperti flu atau pilek yang umum dapat melatih sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Baca juga: Rambut Rontok Termasuk Gejala Covid-19? Studi yang terbit Selasa (4/8/2020) dalam...

Read more...

Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Ilustrasi diabetes(Thinkstock) Penulis Ellyvon Pranita | Editor Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 belum juga berakhir, bahkan penularan dan kematiannya masih terus meningkat dari hari ke hari. Anda yang memiliki penyakit diabetes harus meningkatkan kewaspadaan diri. Hingga Kamis (6/8/2020), data terkini total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai angka 118.753 orang. Baca juga: Polusi: Pangkal Kematian Akibat COVID-19 dan Kanker Paru Sementara itu, pasien sembuh mencapai 75.645 orang dan angka pasien Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 5.521 orang. Pusat Pengendalian dan...

Read more...

Studi Ungkap Risiko Tertular Virus Corona Covid-19 di Kereta

Ilustrasi kereta(PIXABAY/tookapic) Penulis Shierine Wangsa Wibawa | Editor Shierine Wangsa Wibawa KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 mengubah cara kita hidup sehari-hari. Pasalnya, selalu ada risiko infeksi Covid-19 hingga vaksinnya ditemukan. Terbaru, para peneliti mengungkapkan risiko seseorang terinfeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 jika menggunakan kereta. Baca juga: Tetangga Kena Covid-19, Mungkinkah Virusnya Menyebar di Udara Sekitar? Hasilnya mengungkapkan bahwa tingkat risiko bervariasi dari hampir 0 persen sampai 10 persen tergantung dari lokasi duduk. Risiko paling tinggi adalah ketika Anda duduk dekat orang...

Read more...

Rambut Rontok Termasuk Gejala Covid-19?

Rambut rontok. Survei yang dilakukan terhadap 1.500 responden dari komunitas penyintas Covid-19 Survivor Corps memperlihatkan adanya keluhan kerontokan rambut. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Demam, batuk, sakit tenggorokan, dan sulit bernapas menjadi salah satu gejala umum Covid-19. Namun, sebuah survei terbaru menemukan setidaknya 98 gejala Covid-19 yang belum dilaporkan, salah satunya rambut rontok. Survei ini dilakukan oleh seorang dokter di Universitas Indiana dan komunitas penyintas Covid-19 Survivor Corps dengan menggunakan jajak pendapat Facebook. Survei melibatkan 1.500 responden. Baca juga: WHO Duga Wuhan Bukan Tempat Asal Covid-19 Jika Pusat Pengendalian dan...

Read more...
Tim Layanan Pelanggan kami siap menjawab semua pertanyaan Anda