Langkah Antisipasi Agar Tak Terjadi Gelombang 3 Covid-19 di Indonesia

Langkah Antisipasi Agar Tak Terjadi Gelombang 3 Covid-19 di Indonesia

Antrean pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet. 

Saat ini beberapa negara di Dunia seperti Jepang dan India tengah mengalami serangan Covid-19 gelombang ketiga. Untuk menghindari hal yang sama di Indonesia, pemerintah sudah bergerak melakukan langkah antisipasi.

Baca juga : Perbedaan 9 jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia (doctortool.id)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, kombinasi strategi menghindari gelombang 3 COVID-19. Deteksi yang baik hingga percepatan vaksinasi COVID-19 menjadi kuncinya.

“Kombinasi testing dengan PeduliLindungi, vaksinasi, dan jaga jarak. Saya kira itu alat kita untuk menghindari kalau ada gelombang COVID-19 berikutnya,” ujar Luhut usai Rapat Terbatas PPKM pada Senin, 27 September 2021.

Perkembangan pemeriksaan (testing) per 27 September 2021 Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini sejalan dengan pelacakan kontak (tracing) yang juga semakin bertambah.

“Testing terus meningkat, tadinya 26 persen kabupaten/kota Jawa Bali minggu lalu, sekarang 36 persen. Jadi 10 persen membaik, dengan tingkat tracing 5 kontak erat per kasus,” imbuh Luhut.

PPKM Diperpanjang

Selain langkah di atas, sebagai langkah mengantisipasi kembali meledaknya jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah juga kembali menerapkan PPKM hingga 4 Oktober 2021.

PPKM masih dianggap positif mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia. Positivity rate atau rasio jumlah orang positif dengan total jumlah tes Covid-19 di Indonesia sudah semakin baik. Saat ini positivity rate di wilayah Jawa-Bali sudah di bawah angka 2 persen.

“Positivity rate sudah di bawah 2 persen, malah sudah 1 persen. Ini dalam 7 hari. Jadi kami hitung per 7 hari, itu angkanya juga sudah membaik,” kata Luhut pada akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin 27 September 2021.

Hasil evaluasi terbaru PPKM diperpanjang juga membawa sejumlah perbaikan, semua provinsi di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali bebas PPKM level 4. Di tingkat Kabupaten/Kota, saat ini hanya ada 1 Kab/Kota dengan Level 4 yaitu Kab. Bangka.

“Hanya ada 1 Kab/Kota yang masih di Level 4 yaitu Kabupaten Bangka,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Hasil Ratas PPKM secara virtual, di Jakarta, Senin (27/9/2021). 

Sumber : Langkah Antisipasi Agar Tak Terjadi Gelombang 3 Covid-19 di Indonesia | merdeka.com

Share this post


Tim Layanan Pelanggan kami siap menjawab semua pertanyaan Anda
WeCreativez WhatsApp Support
Customer Service
Support
Available