Obat Covid-19, Korea Selatan Minta 30 Ribu Botol Remdesivir

Obat Covid-19, Korea Selatan Minta 30 Ribu Botol Remdesivir

Obat Covid-19, Korea Selatan Minta 30 Ribu Botol Remdesivir
Botol obat remdesivir untuk virus corona di fasilitas Gilead Sciences di La Verne, California, AS 18 Maret 2020. [Gilead Sciences Inc / Handout via REUTERS.]

TEMPO.COSeoul – Korea Selatan meminta perusahaan farmasi di Amerika Serikat, Gilead Sciences Inc., mengalokasikan pasokan obat antivirus remdesivir untuk lebih dari 5.000 pasien Covid-19 di negeri ginseng itu. Permintaan alokasi untuk mengantisipasi potensi gelombang kedua infeksi virus penyebab Covid-19. 

Baca juga: Ilmuwan Sebut Covid-19 Menular Lewat Udara, Apa Maksudnya?

Remdesivir adalah satu dari sedikit pengobatan yang mampu menunjukkan perubahan kondisi pasien Covid-19. Namun ada kekhawatiran soal pasokan obat tersebut setelah Gilead terungkap mengalokasikan hampir semua pasokan tiga bulan ke depan untuk Amerika Serikat. Sebelum Korea Selatan meminta alokasi itu, Uni Eropa juga melakukan langkah serupa.

Korsel pekan lalu melaporkan 33 pasien Covid-19 dengan kondisi parah, yang memenuhi syarat pemberian obat intravena (disuntikkan ke pembuluh darah) tersebut. Di sejumlah lokasi, obat yang awalnya dikembangkan untuk penyakit Ebola itu terbukti membantu mempersingkat waktu penyembuhan pasien di rumah sakit.

Dalam sebuah surat bertanggal 3 Juni kepada Gilead, Korsel meminta dosis untuk 360 pasien yang sangat membutuhkan obat tersebut. Korsel juga meminta pasokan cukup untuk mengobati 5.000 pasien lainnya dalam mengantisipasi gelombang infeksi kedua. Disebutkan enam botol obat untuk masing-masing pasien.

Salinan surat itu diperlihatkan oleh anggota oposisi di dewan Korsel, Kang Gi-yun pada Rabu 8 Juli 2020. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KCDC) menyebut telah memperkirakan jumlah pasien yang kemungkinan kondisinya memburuk berdasarkan pengalaman penanganan kasus selama ini. “Namun kebutuhan itu bisa berubah,” kata kepala KCDC Eun-kyeong saat konferensi pers, Rabu.

Gilead Korea mengatakan kepada Reuters bahwa pada 3 Juni telah menerima sebuah surat namun tidak dapat membeberkan secara rinci karena bersifat rahasia. Saat ini Korsel masih bergulat dengan wabah penyakit virus corona itu dalam jumlah kasus yang kecil namun stabil. Dengan 63 kasus baru pada Selasa, jumlah kumulatif menjadi 13.244 kasus dan 283 kematian.

Sumber: https://tekno.tempo.co/read/1362906/obat-covid-19-korea-selatan-minta-30-ribu-botol-remdesivir

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tim Layanan Pelanggan kami siap menjawab semua pertanyaan Anda