Yuri: Sebagian Besar Penderita Covid-19 Tak Punya Gejala Klinis Berat

Yuri: Sebagian Besar Penderita Covid-19 Tak Punya Gejala Klinis Berat

Yuri: Sebagian Besar Penderita Covid-19 Tak Punya Gejala Klinis Berat
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (6/4/2020). (DOKUMENTASI BNPB)

Penulis Dian Erika Nugraheny | Editor Fabian Januarius Kuwado

JAKARTA, KOMPAS.com – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, sebagian besar penderita Covid-19 tidak memiliki gejala klinis yang berat. “Sebagian besar penderita Covid-19 gejala klinisnya tidak terlalu berat. Bahkan tidak membutuhkan layanan perawatan rumah sakit,” ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (3/6/2020). Meski demikian, lanjut Yuri, seluruh individu yang dinyatakan positif tertular Covid-19 harus menjalani karantina.

Tujuannya untuk menghentikan sumber penularan di tengah masyarakat. “Sehingga kita bisa memutus rantai penularan di masyarakat. Di samping itu, kita juga berharap masyarakat tetap waspada agar jangan sampai tertular,” lanjut dia. Sebelumnya, Yuri mengatakan, hingga saat ini masih ada kasus positif Covid-19 yang belum terkonfirmasi. “Hingga saat ini belum semua kasus positif Covid-19 bisa terkonformasi,” ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu sore. Apabila sudah terkonfimasi positif Covid-19, tidak seluruh pasien bisa dirawat di rumah sakit.

Oleh karena itu, Yuri meminta masyarakat menjaga jarak dalam berkomunikasi sosial. Hal itu adalah cara paling baik dalam mencegah penularan. “Bagi yang telah membawa virus pun menjaga jarak bisa menghindarkan penularan ke orang lain. Setidaknya lebih dari 1,5 meter,” ungkap Yuri.

Baca juga: Gugus Tugas Tambah Syarat Orang Bepergian Saat Pandemi Covid-19

Oleh karena itu, Yuri meminta masyarakat menjaga jarak dalam berkomunikasi sosial. Hal itu adalah cara paling baik dalam mencegah penularan. “Bagi yang telah membawa virus pun menjaga jarak bisa menghindarkan penularan ke orang lain. Setidaknya lebih dari 1,5 meter,” ungkap Yuri.

Sehingga saat ini total ada 28.233 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Dari data tersebut tercatat 471 pasien sembuh dari Covid-19, sehingga total seluruh pasien sembuh ada 8.406 orang. Terakhir, jumlah pasien meninggal dunia setelah tertular Covid-19 bertambah 35 orang. Sehingga, secara akumulatif ada1.698 pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/06/03/18061071/yuri-sebagian-besar-penderita-covid-19-tak-punya-gejala-klinis-berat

Share this post

Comment (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tim Layanan Pelanggan kami siap menjawab semua pertanyaan Anda